Selasa, 18 Agustus 2020

Sifat ilmu Sejarah, Manusia Sebagai Subjek dan Objek Sejarah


Ilmu sejarah merupakan salah satu ilmu yang akan selalu dipelajari oleh manusia. Sejarah mengandung banyak kejadian-kejadian yang terjadi di masa lampau. Akan tetapi, ada beberapa sifat sejarah yang perlu untuk diketahui, diantaranya sebagai berikut :

1. Fakta
Sifat sejarah yang pertama adalah fakta. Sejarah akan mengandung berbagai peristiwa yang lampau berdasarkan kenyataan yang terjadi. Sehingga, tidak ada rekayasa sedikitpun. Apapun yang disampaikan dalam sejarah harus bersifat fakta.
Karena jika berita yang disampaikan mengenai sejarah tidak berdasarkan fakta, maka harus dipertanggungjawabkan. Salah satu cara agar bisa mengetahui apakah sejarah tersebut berdasarkan fakta atau tidak yaitu dengan melakukan beberapa verifikasi data mengenai peristiwa yang dilaporkan.
2. Diakronis
Kemudian sifat yang selanjutnya adalah diakronis. Arti dari diakronis sendiri adalah peristiwa yang memiliki hubungan dengan satu atau beberapa peristiwa yang telah terjadi sebelumnya. Sifat dari diakronis ini sering dikenal dengan kronologi.
Mengapa sejarah harus memiliki sifat diakronis? Tujuannya agar bisa memperoleh analisa yang tepat terhadap kejadian yang telah terjadi dari zaman ke zaman. Karena dari suatu zaman ke zaman yang selanjutnya pasti akan memiliki hubungan meskipun itu tidak terlalu kuat.
3. Ideografis
Lalu sifat yang ketiga adalah ideografis. Arti dari ideografis sendiri adalah memberikan gambaran cerita tentang suatu peristiwa yang telah terjadi. Tujuan dari ideografis ini untuk emngetahui apa tujuan dari peristiwa yang sebelumnya telah terjadi.
4. Unik
Sifat yang keempat yaitu unik. Yang dimaksud unik dalam hal ini adalah peristiwa tersebut tidak ada yang menyamai. Peristiwa pasti hanya terjadi dalam satu kali. Meskipun bisa terulang, pasti alur dan kronologinya tidak akan sama persis dengan peristiwa yang sebelumnya. Seperti inilah yang dimaksud dengan unik.
5. Empiris
Sifat ilmu sejarah yang kelima adalah empiris. Arti dari empiris yaitu berdasarkan pengalaman yang telah diperoleh manusia. Dalam penemuan sejarah biasanya akan ditemukan hubungan antara peristiwa yang satu dengan yang lainnya.
Bahkan, bisa juga membedakan perkembangan dari zaman ke zaman yang bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi banyak orang yang hidup di zaman sekarang.

Manusia Sebagai Subjek dan Objek dalam Sejarah
Manusia adalah satu-satunya makhluk yang memiliki sejarah. Oleh sebab itu sejarah selalu senantiasa berkaitan dengan sejarah manusia. Manusia dan sejarah memiliki suatu keterkaitan yang erat, tanpa sejarah, patut dipertanyakan eksistensi manusia sebagai mahluk hidup yang tinggal dan menetap. Tanpa manusia, sejarah pun menjadi kosong. Manusia berperan dalam sejarah, dalam hal ini ia berperan dalam menghadirkan eksistensi sejarah. Eksistensi manusia memiliki tiga arti yaitu dapat diartikan sebagai peristiwa, kisah, dan nilai. Sebagai peristiwa berarti benar-benar terjadi di masa lalu, unik, dan tidak bisa terulang kembali. Sebagai kisah berarti cerita atau kisah dari peristiwa sejarah yang dapat diceritakan berulang-ulang. Sebagai nilai berarti dalam sejarah terdapat nilai yang dapat diambil, dibagikan dan diajarkan.

Manusia bukan saja objek sejarah melainkan juga sebagai subjek sejarah. Sebagai objek berarti mereka terlibat langsung dan sebagai subjek berarti setiap tindakan yang dilakukan manusia menentukan arus kesejarahannya. Ia bukan saja produk peredaran waktu, melainkan pembuat sejarah. Mereka tidak hidup pasif di tengah peristiwa-peristiwa sejarah, melainkan senantiasa berperanan aktif sebagai pelaku atau pejuang di dalamnya. Kalau harus dikatakan bahwa manusia itu memiliki kodrat maka satu-satunya kodrat mereka adalah sejarah. Dengan sifat kesejarahannya ia senantiasa berubah. Perubahan itu terjadi karena manusia senantiasa berkembang.

Manusia berkembang, berubah, sekaligus memperkembangkan dan merubah lingkungan di sekitarnya yang kemudia membuat peristiwa dan kejadian. Manusia berbuat untuk mengejar atau melaksanakan nilai, maka semakin banyak mereka berbuat, semakin banyak pula mereka berperistiwa atau berkejadian. Kenyataan ini sekaligus menunjukan bahwa sejarah tidak boleh dipahami atau ditafsirkan sebagai perubahan semata-mata, melainkan harus dilihat dari sesuatu yang substansial. Dengan kata lain perubahan itu terjadi karena manusia membuat sejarah atau menyejarah.
Konsep ruang dan waktu dalam sejarah yaitu konsep yang paling menetap dengan waktu. Ruang merupakan tempat terjadinya berbagai peristiwa-peristiwa sejarah dalam perjalanan waktu. Jika waktu menitikberatkan pada aspek tempat, dimana peristiwa itu terjadi. Masa lampau itu sendiri merupakan sebuah masa yang sudah terlewati. Tetapi, masa lampau bukan merupakan suatu masa yang final, terhenti, dan tertutup. Masa lampau itu bersifat terbuka dan berkesinambungan. Sehingga dalam sejarah masa lampau manusia bukan demi masa lampau itu sendiri dan dilupakan begitu saja, sebab sejarah itu berkesinambungan apa yang terjadi di masa lampau dapat dijadikan gambaran bagi kita untuk bertindak di masa sekarang dan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Sejarah dapat digunakan sebagai modal bertindak di masa kini dan menjadi acuan untuk perencanaan masa yang akan datang. Perjuangan ke arah kemajuan dan kesempurnaan itu disebut sebuah proses karena perjuangan itu berlangsung atau berjalan secara dinamis dalam ruang dan waktu.





Kamis, 13 Agustus 2020

Konsep Kronologis dan Diakronik

Assalamualaikum gaesss
ketemu lagi minggu ini masih dalam pelajaran sejarah Indonesia, jangan lupa yah gaes jaga kesehatan dan selalu berdoa agar pandemi ini cepat berlalu, dan semoga tidak ada lagi kasus positif sehingga kita semua dapat kembali sekolah seperti dulu....
jangan lupa yah gaes bagi yang belum tugas minggu lalu untuk segera di kerjakan, karena akan saya bahas ulang sebelum kita ulangan harian...
pada materi minggu lalu kita sudah membahas tentang kehidupan manusia dalam perubahan berkelanjutan, jadi ytah gaes manusia itu hidup pasti lah mengalami serangkaian perubahan dan tentunya perubahan itu berlanjut dan tidak mungkin berhenti, sebagai contoh mulai dari kalian lahir sampai saat ini tentu saja sudah banyak sekali terjadi perubahan, dan tentu saja kalian sudah mengalami banyak peristiwa di masa lalu sehingga membentuk seperti kalian di masa kini, serangkaian peristiwa yang kalian alami pastilah saling berhubungan antara satu peristiwa dan peristiwa yang lain. Coba kalian ingat kembali persitiwa beberapa minggu atau bulan yang lalu, lantas kalian urutkan secara kronologis peristiwa tersebut, dengan mengurutkan peristiwa secara kronologis pasti kalian akan melihat bagimana perstiwa itu saling berkaitan dan tentu saja setiap peristiwa tersebut ada sebab akibatnya atau kausalitas. mengapa sih persitiwa sejarah itu harus di ceritakan secara kronologis, apa pentingnya? mari kita bahas itu semua yah gaessss......
1. Konsep Kronologis dalam Sejarah
Kronologi merupakan kata yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu chromos dan logos, chromos berarti waktu dan logos berarti ilmu. Jadi artinya ilmu tentang waktu. Dalam ilmu sejarah, kronologi adalah ilmu untuk menentukan waktu terjadinya peristiwa dan tempat peristiwa tersebut secara tepat berdasarkan urutan waktu. Tujuan kronologi adalah untuk menghindari anakronisme atau kerancuan waktu dalam sejarah. Anakronisme merupakan penulisan sejarah yang urutan waktunya tak sesuai atau rancu, sebagai akibatnya timbul penafsiran atau pemahaman yang keliru terhadap suatu peristiwa sejarah. jadi gaes agar kita tidak salah dalam menafsirkan peristiwa sejarah dan menghindari terjadinya anakronisme maka cerita sejarah tersebut harus di ceritakan secara kronologi, dengan memahami konsep kronologi, peristiwa-peristiwa sejarah yang terjadi di masa lalu dapat direkontruksi kembali secara tepat berdasarkan urutan waktu terjadinya.
Kronologi merupakan ilmu dasar yang sangat penting bagi ilmu sejarah karena konsep ini menggambarkan konsep sejarah. Sebuah kronologi dapat disesuaikan berdasarkan waktu terjadinya suatu sejarah. Dalam mengurutkan berbagai peristiwa sejarah secara kronologis, sejarawan menggunakan ukuran waktu atau sistem penanggalan. Ada penanggalan Kristiani ada penanggalan Islam. Penanggalan Kristiani berawal dari penanggalan romawi kuno. Penanggalan Islam dimulai saat Nabi Muhammad saw. Melakukan hijrah dari Mekkah ke Madinah sekitar tahun 622M.
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar istilah kronologi. Kronologi biasanya digunakan dalam melihat suatu peristiwa. Misalkan peristiwa kecelakaan. Untuk mengungkap bagaimana kecelakaan itu terjadi, polisi akan menghubungkan berbagai fakta yang ditemukan dan menganalisa hubungan sebab akibatnya. Fakta-fakta tersebut, kemudian direkontruksikan dalam bentuk kronologi kejadian. Dengan cara seperti ini, maka polisi dapat menemukan apa yang menjadi penyebab kecelakaan teresebut.
Begitu pula kronologi sejarah. Kronologi sejarah merupakan urutan peristiwa sejarah yang terjadi. Ada tahapan-tahapan yang mengantarkan peristiwa itu terjadi. Berbagai kronologi yang ada dalam sejarah misalnya kronologi lahirnya sebuah kerajaan, kronologi lahirnya orde Reformasi, kronologi pemberontakan Gerakan Aceh Merdeka, kronologi kemerdekaan Indonesia, dan seterusnya. Kronologi lahirnya sebuah kerajaan, misalnya diawali dengan kronologi awal lahirnya kerajaan tersebut. Ada kerajaan yang lahir di awali oleh suatu peristiwa perebutan kekuasaan atau pemberontakan. Kemudian kelompok yang memenangkan perebutan kekuasaan atau pemberontakan. Kemudian kelompok yang memenangkan perebutan kekuasaan atau pemberontakan itu akan mendirikan suatu kerajaan baru. Kemudian secara kronologis digambarkan perkembangan kerjaan baru tersebut. Siapa saja yang menjadi raja? Peristiwa-peristiwa penting apa saja selama kerajaan baru itu berdiri? Bagaimana kerajaan itu berakhir? Catatan di kerajaan tersebut biasanya disebut kronik. Kronik disusun secara kronologis, artinya peristiwa disusun berdasarkan angka tahun yang berurutan dan saling berkesinambungan.
berikut adalah contoh kronologi terjadinya kemerdekaan Indonesia
6 Agustus 1945
Kota Hiroshima dibom oleh AS
9 Agustus kota Nagasaki dibom oleh AS
 14 Agustus 1945
Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu
15 Agustus 1945
Rapat golongan Pemuda di Asrama Cikini membahas kemerdekaan Indonesia
Terjadi perbedaan pendapat golongan tua dengan golongan muda
 16 Agustus 1945
Pagi : Peristiwa Rengasdengklok
Sore : Perumusan Naskah Proklamasi
17 Agustus 1945
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

jika kalian perhatikan persitiwa di atas, maka kalian akan menemukan sebab akibat dari sebuah perstiwa yang terjadi, dan tentu saja antara peristiwa yang satu dan yang lain nya saling berkaitan erat. sebagai contoh , mengapa jepang menyerah kepada sekutu, tentu saja penyebabnya jelas karena sekutu melakukan pengeboman terhadap jepang, dan di antara peristiwa tersebut ada kausalitas atau sebab akibat, contoh di bom nya jepang membuat jepang menyerah kepada sekutu. dan tentunya gaes kalian dapat menemukan sebab akibat dan keterkaitan antara satu peristiwa dan peristiwa yang lain dalam kronologi peristiwa di atas.
contoh lain kronologi, yaitu kronologi turunnya presiden soeharto tahun 1998
  • 12 Mei Tragedi Trisakti, 4 Mahasiswa Trisakti terbunuh.
  • 13 Mei Kerusuhan Mei 1998 pecah di Jakarta. Kerusuhan juga terjadi di kota Solo. Soeharto yang sedang menghadiri pertemuan negara-negara berkembang G-15 di Kairo, Mesir, memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Sebelumnya, dalam pertemuan tatap muka dengan masyarakat Indonesia di Kairo, Soeharto menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden. Etnis Tionghoa mulai eksodus meninggalkan Indonesia.
  • 14 Mei Demonstrasi terus bertambah besar hampir di seluruh kota-kota di Indonesia, demonstran mengepung dan menduduki gedung-gedung DPRD di daerah.
  • 18 Mei Ketua MPR yang juga ketua Partai Golkar, Harmoko, meminta Soeharto untuk turun dari jabatannya sebagai presiden.
  • 19 Mei Soeharto berbicara di TV, menyatakan dia tidak akan turun dari jabatannya, tetapi menjanjikan pemilu baru akan dilaksanakan secepatnya. Beberapa tokoh Muslim, termasuk Nurcholis Madjid dan Abdurrahman Wahid, bertemu dengan Soeharto.
  • 20 Mei Harmoko mengatakan Soeharto sebaiknya mengundurkan diri pada Jumat 22 Mei, atau DPR/MPR akan terpaksa memilih presiden baru. Sebelas menteri kabinet mengundurkan diri, termasuk Ginandjar Kartasasmita, milyuner kayu Bob Hasan, dan Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin.
  • 21 Mei Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya pada pukul 9.00 WIB Wakil Presiden B.J. Habibie menjadi presiden baru Indonesia.
2. Diakronik

Konsep berpikir diakronik biasanya digunakan untuk memahami sejarah. Jadi begini, katakanlah kita berbicara tentang Perang Diponegoro. Bagi yang belum paham, beberapa pertanyaan seperti apakah perang ini satu zaman dengan perang Padri; apakah perang ini terjadi di tahun yang sama dengan perang Jawa; atau apakah tokoh-tokoh dalam perang ini saling mengenal satu sama lain, mungkin akan muncul sebagai bentuk rasa ingin tahu. Pertanyaan ini sendiri sejatinya baru bisa dipahami jika mempelajari sejarah dengan menggunakan konsep berpikir. Kenapa? Karena memahami sejarah sebagai urutan peristiwa saja ternyata belum cukup. Suatu peristiwa sejarah dapat dipelajari secara lengkap jika kita memahaminya sebagai proses yang berlangsung selama rentang waktu tertentu.
Dengan pemahaman seperti itu, akan mudah bagi kita untuk mengetahui apakah suatu peristiwa sejarah berkaitan dengan sejumlah peristiwa lainnya. Pasalnya, suatu peristiwa sejarah apa pun ditentukan oleh peristiwa ataupun gejolak sosial yang mendahuluinya. Cara mempelajari sejarah sebagai proses waktu seperti itulah yang dinamakan konsep berpikir diakronik.
Diakronik sendiri secara etimologis berasal dari Bahasa latin yaitu “dia” yang artinya melalui atau melampaui dan “chronicus” yang artinya waktu. Jadi, berpikir diakronik dalam sejarah bisa didefinisikan menganalisis atau menelusuri suatu peristiwa dari awal kejadian hingga akhir.
Dengan konsep berpikir ini, sejarah bisa dipahami sebagai sejumlah rangkaian atau peristiwa yang saling berhubungan. Dimana, sejarah bukan hanya sekedar urutan peristiwa melainkan rentetan peristiwa yang mempengaruhi dan dipengaruhi.
Ciri-ciri dalam konsep berpikir diakronik sebagai berikut:
1. Bersifat vertikal
2. Lebih menekankan pada proses durasi
3. Cakupan kajian atau pembahasan lebih luas
4. Mengurai pembahasan pada satu peristiwa
5. Mengkaji masa peristiwa yang satu dengan yang lain
6. Terdapat konsep perbandingan
contoh dikronik
Belanda menyerah kepada Jepang di Kalijati, Subang, Jawa Barat, pada 8 Maret 1942.

sepertinya materi hari ini sudah banyak gaes, jadi untuk materi selanjutnya kita lanjutkan minggu depan yah gaes. jangan lupa gaess kalo tidak paham atau mengerti bertanya yah gaess.

Kamis, 06 Agustus 2020

Kehidupan Manusia dalam Perubahan Berkelanjutan

Assalamualaikum
Hayyy gaes ketemu lagi minggu ini dalam pelajaran sejarah, gimana kabar kalian hari ini gaess, jangan lupa tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat, makan makanan sehat dan berolahraga, pada materi minggu lalu kita sudah membedakan mana yang merupakan peristiwa sejarah dan yang bukan peristiwa sejarah, dan juga tentang manfaat serta fungsi sejarah. Saya harap kalian paham yah gaes materi minggu lalu. pada materi minggu ini kita akan mempelajari tentang berpikir dalam persepektif sejarah atau bagaimana sih cara berpikir sejarah, yuk gaes kita capp cusss.

Sebelum kita masuk ke materi cara berpikir sejarah kita singgung sedikit yah gaes tentang makna perubahan berkelanjutan dalam sejarah, jadi gaes yang ada di dunia ini pasti mengalami perubahan dan tentu saja perubahan itu tidak berhenti pada satu titik melainkan teruss berlanjut, sebagai contoh dari kalian bayi atau baru di lahirkan tentu saya banyak mengalami perubahan dan perubahan itu terus berlanjut tidak mungkin perubahan itu berhenti jika sampai saat ini kalian masih ada. 
1. Perubahan dan Berkelanjutan
Perubahan adalah keadaan yang berubah. Di mana keadaan yang sekarang tidak sama dengan keadaan yang akan datang. Kita bayangkan hari ini Indonesia masih di bawah bayang-bayang penjajah. Kemudian sejumlah kelompok revolusioner Indonesia, baik dari kalangan orang tua dan anak-anak muda beserta para pemikir, mulai menyusun rencana dan strategi untuk mengeluarkan Indonesia dari penjajahan. Berbagai gagasan dikeluarkan, ide-ide bermunculan, strategi-strategi diperhitungkan secara matang, hingga kemudian Bung Karno memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia tepat pada 17 Agustus 1945. Suatu bentuk perubahan dalam konteks sejarah bangsa kita.  kemudian perkembangan kehidupan dalam masyarakat ada yang berlangsung lambat atau disebutan evolusi dan ada yang cepat atau di sebut revolusi. Arah perubahan dibedakan atas keadaan yang lebih baik (progres) dan keadaan yang lebih buruk (regres), kemudian ada faktor faktor yang memperngaruhi perubahan, di antaranya ada faktor internal atau faktor dari luar seperti bertambahnya dan berkurangnya jumlah penduduk, penemuan penemuan baru, pertentangan dalam masyarakat, pemberontakan atau revolusi dalam masyarakat. selain faktor internal ada juga faktor external penyebab terjadi perubahan, diantaranya lingkungan fisik, peperangan dan pengaruh budaya asing. perlu di ingat yah gaes cara membedakan faktor perubahan internal dan external, jika faktor internal perubahan tersebut di latar belakangi atau di sebabkan dari dalam masyarakat itu sendiri sebagai sedangkan faktor extrnal berarti penyebab dari perubahan itu berasal dari luar masyarakat, sebagai contoh di masa kini banyak sekali anak anak muda yang menggandrungi KPOP sehingga mereka meniru gaya gaya dan fasion fasion dari idola mereka, tentu saja hal ini berpengaruh ke kebudayaan Indonesia, dimana saat ini banyak sekali anak yang lebih suka menari,berfasion serta bergaya ala korea dibandingkan melestarikan budaya Indonesia itu sendiri, ini merupakan contoh dari perubahan faktor external atau faktor dari luar..
Berkelanjutan dalam sejarah yaitu rangkaian peristiwa yang ada merupakan peristiwa yang berkelanjutan. Kehidupan manusia saat ini merupakan mata rantai dari kehidupan masa lampau, sekarang dan masa mendatang. Setiap peristiwa tidak berdiri sendiri dan tidak terpisahkan dari peristiwa lain. jadi gaes antara peristiwa yang satu dan persitiwa yang lain pasti berkaitan yah, coba kalian pikirkan sebuah persitiwa yang kalian alami di masa kini, ada tidak kaitan nya dengan peristiwa yang kalian alami di masa lalu. sebagai contoh nihhh gaes kalian saat ini sudah duduk di bangku SMA/MA, apa yang kalian alami saat ini tentu saja di pengaruhi oleh persitiwa di masa lalu yang harus kalian lewati yaitu kalian terlebih dahulu harus sekolah SD/MI dan SMP/MTs untuk sampai kalian bisa duduk di bangku SMA/MA yah gaes. kemudian contoh lain perubahan berkelanjutan dalam perstiwa sejarah adalah rasa kemerdekaan yang kalian rasakan saat ini tentu saja ada kaitan nya dengan persitiwa di masa lalu yaitu Proklamasi kemerdekaan Indonesia, tanpa adanya peritiwa proklamasi tersebut mungkin saya yah gaes kita masih di jajah sampai saat ini, dan persitiwa proklamasi juga ada kaitan nya gaes dengan persitiwa sebelumnya, yaitu memperjuangkan kemerdekaan yang di lakukan dengan cara kooperatif dan non kooperatif oleh para pahlawan yah gaes. jadi perlu di ingat yah gaes pelajaran sejarah itu akan mudah di pahami jika kalian berpikir secara kronologis atau cerita sejarah itu harus di ceritakan secara runtun atau urut dan ketika kalian sudah paham dengan kronologis maka kalian juga akan paham makna dari berkelanjutan yah gaes.

2. Konsep berpikir sejarah
konsep berpikir sejarah berbeda nih gaes dengan ilmu ilmu yang lain, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya agar kita lebih paham dengan persitiwa sejarah kita harus berpikir secara kronologis atau urut, jika perstiwa sejarah di ceritakan secara tidak urut mak kita akan bingung gaes dan bisa terjadi salah penafsiran dalam sebuah peristiwa sejarah, hal ini jangan sampai terjadi yah gaes. Ada lima konsep berpikir sejarah di antaranya
1. Konsep Kronologis
2. Konsep Diakronik
3. Konsep Sinkronik
4. Konsep Kausalitas
5. Konsep Pereodesasi
mungkin di antara kalian sudah ada yang pernah mendengar sebelumnya. untuk pembahasan konsep berpikir sejarah akan kita bahas minggu depan yah gaes, dan jangan lupa minggu ini ada tugas yah gaes, saya harap di kerjakan dengan sungguh sungguh dan ingat yah dalam memberikan contoh usahakan contoh tersebut adalah hasil dari pikiran kalian sendiri yah.....

see u again minggu depan yah gaesss, tetap semangat dan jangan lupa berdoa yah gaes semoga pandemi ini cepat berlalu dan kita semua bisa belajar di sekolah lagi.

Kamis, 30 Juli 2020

Peristiwa Sejarah dan Fungsi Sejarah

Assalamualaikum
hay gaess semoga kalian selalu dalam keadaan sehat dan tetap bersemangat
pada materi minggu lalu kita sudah mempelajari tentang pengertian sejarah, jangan sampai lupa yah......
sejarah sendiri secara umum berarti peristiwa atau kejadian kejadian di masa lampau, jadi ilmu sejarah merupakan ilmu yang mempelajari kejadian di masa lampau, tapi perlu di ingat nihhhhh tidak semua kejadian atau peristiwa di masa lampau merupakan peristiwa bersejarah, pada materi sebelumnya sudah di jelaskan kriteria sebuah kejadian atau peristiwa dapat di katakan sebagai peristiwa atau kejadian bersejarah.
cerita di masa lalu ada yang tidak bisa menjadi peristiwa sejarah, sebagai contoh cerita Malin Kundang, Sangkuriang, Timun Emas dan masih banyak yang lain, pertanyaan nya kenapa cerita cerita tersebut tidak termasuk peristiwa sejarah, padahal cerita tersebut sudah ada sejak zaman dahulu atau sudah ada sejak masa lampau harusnya peristiwa tersebut menjadi peristiwa sejarah donkkk..... eitsssss jangan lupa sebuah peristiwa dapat di katakan sebagai peristiwa sejarah haruslah memenuhi kriteria selain itu juga peristiwa itu dapat di buktikan kebenaran nya dengan menggunakan keilmuan dan metode metode dalam ilmu sejarah, kita ambil contoh cerita Malin Kundang, ada 3 unsur dalam sejarah yaitu manusia, ruang dan waktu. pada cerita Malin Kundang unsur manusianya adalah Malin, Unsur ruang nya anggap saja di Sumatra, sedangkan unsur waktu pada cerita ini tidak lah jelas kapan peristiwa itu terjadi, jika kita baca cerita Malin Kundang waktu kejadian hanya lah tertulis terjadi pada masa lalu tetapi tidak di jelaskan kapan peristiwa itu terjadi, oleh karena itu cerita seperti Malin Kundang tidak dapat di katakan sebagai peristiwa sejarah.
cerita seperti Malin Kundang, Sangkuriang dan masih banyak lain nya termasuk kedalam cerita rakyat atau legenda. untuk menambah wawasan kalian saya tambahkan sedikit nihh cerita atau kisah di masa lalu namun bukan merupakan peristiwa sejarah.
1. Dongeng
Dongeng adalah bentuk sastra lama yang menceritakan tentang suatu kejadian luar biasa yang penuh dengan khayalan (fiksi) dan dianggap tidak benar-benar terjadi. Fungsi dongeng adalah untuk menyampaikan pesan moral atau mendidik dan menghibur.
2. Legenda
Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap benar-benar terjadi oleh yang mempunyai cerita tersebut. Biasanya legenda kerap dijadikan sebagai sejarah kolektif.
3. Mitos
Mitos adalah cerita prosa rakyat yang menceritakan suatu kisah yang berlatarbelakang masa lalu. Mitos juga sering diartikan sebagai cerita suatu bangsa tentang dewa dan pahlawan zaman dulu, mengandung penafsiran tentang asal-usul semesta alam, manusia, dan bangsa tersebut mengandung arti mendalam yang diungkapkan dengan cara ghaib.
4. Fabel
Fabel adalah sebuah cerita yang menceritakan kehidupan hewan yang berprilaku seperti manusia. Fabel merupakan cerita fiksi atau khayalan belaka alias fantasi.
5. Hikayat
Hikayat adalah sebuah karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi cerita, undang-undang, silsilah yang sifatnya rekaan, biografis, keagamaan, historis, atau gabungan dari sifat-sifat yang ada. Dibacar untuk menghibur, menaikkan semangat jiwa dan raga

jadi saya harap setelah ini kalian sudah tau dan dapat membedakan perstiwa ynag termasuk peristiwa sejarah dan yang bukan peristiwa sejarah, lanjutnya kita bahas fungsi dan manfaat sejarah.... cusss kita gasss keun gesssss

secara umum sejarah berfungsi sebagai pedoman dari peristiwa peristiwa di masa lampu agar kita pada masa kini dan masa yang akan datang tidak salah melangkah dalam mengambil tindakan. contoh terjadi perang dunia di masa lalu tentu saja peristiwa tersebut dapat di jadikan pedoman bagi kita di masa kini dan masa yang akan datang agar peristiwa serupa tidak terulang lagi.

Nugroho Notosusanto menyatakan bahwa terdapat empat fungsi sejarah, yaitu:
1) Fungsi rekreatif,
yaitu sejarah sebagai pendidikan keindahan, sebagai pesona perlawatan. Hanya pada fungsi rekreatif ini menekankan pada upaya untuk menumbuhkan rasa senang untuk belajar dan menulis sejarah. Kalau yang dipelajari berkait dengan sejarah naratif dan isi kisahnya mengandung hal-hal yang terkait dengan keindahan, dengan romantisme, maka akan melahirkan kesenangan astetis. Tanpa beranjak dari tempat duduk, seseorang yang mempelajari sejarah dapat menikmati bagaimana kondisi saat itu. Jadi, seolah-olah seseorang tadi sedang berekreasi ke suasana yang lalu.
2) Fungsi inspiratif.
Fungsi ini terkait dengan suatu proses untuk memperkuat identitas dan mempertinggi dedikasi sebagai suatu bangsa. Dengan menghayati berbagai peristiwa dan kisah-kisah kepahlawanan, memperhatikan karya-karya besar dari para tokoh, akan memberikan kebanggaan dan makna yang begitu dalam bagi generasi muda. Karena itu, dengan mempelajari sejarah akan dapat mengembangkan inspirasi, imajinasi dan kreativitas generasi yang hidup sekarang dalam rangka hidup berbangsa dan bernegara. Fungsi inspirasi juga dapat dikaitkan dengan sejarah sebagai pendidikan moral. Sebab setelah belajar sejarah, seseorang dapat mengembangkan inspirasi dan berdasarkan keyakinannya dapat menerima atau menolak pelajaran yang terkandung dalam peristiwa sejarah yang dimaksud. Kaitannya dengan fungsi inspiratif, C.P. Hill juga menambahkan bahwa belajar sejarah dapat menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap perjuangan dan pemikiran serta karya-karya tokoh pendahulu.
3) Fungsi instruktif.
Yaitu sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Dalam hal ini sejarah dapat berperan dalam upaya penyampaian pengetahuan dan keterampilan kepada subjek belajar. Fungsi ini sebenarnya banyak dijumpai, tetapi nampaknya kurang dirasakan, atau kurang disadari, karena umumnya terintegrasi dengan bahan pelajaran teknis yang bersangkutan.
4) Fungsi edukatif.
Maksudnya adalah bahwa sejarah dapat dijadikan pelajaran dalam kehidupan keseharian bagi setiap manusia. Sejarah juga mengajarkan tentang contoh yang sudah terjadi agar seseorang menjadi arif, sebagai petunjuk dalam berperilaku

sampai di sini materi kali ini, saya harap kalian semua dapat memahami nya. sampai ketemu di materi selanjutnya gaessss



Senin, 27 Juli 2020

MANUSIA HIDUP DALAM PERUBAHAN DAN BERKELANJUTAN

Semua manusia yang hidup di bumi tentu lah mengalami  perubahan,  mulai dari manusia itu lahir sampai dengan meninggal, dalam perjalanan hidupnya tentu juga mangalami perubahan, perubahan di sini tidak berhenti tetapi terus berlanjut, kalian tentu juga mengalami perubahan tersebut, mulai dari kalian di lahirkan kemudian tumbuh besar dan merasakan pendidikan mulai dari bangku SD/MI, SMP/MTs dan sekarang SMA/MA. untuk mengetahui tentang perubahan dan berkelanjutan pada manusia terlebih dahuli kita harus tau apa itu perubahan.

Perubahan adalah keadaan yang berubah. Di mana keadaan yang sekarang tidak sama dengan keadaan yang akan datang. Menurut KBBI kata perubahan didefenisikan keadaan berubah;peralihan;pertukaran.


Perhatikan Gambar di atas, gambar di atas merupakan contoh dari perubahan, jika kalian perhatikan gambar kiri tidak ada gedung gedung tinggi disekitar patung pancoran, namun sekarang terjadi perubahan yang begitu besar dengan munculnya gedung gedung tinggi dan juga jalan jalan tol.


Gambar di atas merupakan contoh perubahan dalam bidang teknologi komunikasi, jika kalian perhatikan bagaimana perkembangan teknologi handphone yang awalnya hanya untuk melakukan panggilan suara kemudian berkembang dengan di tambahkan fitur untuk berkirim pesan dan berlanjut sampai saat ini begitu banyak fitur fitur yang dapat kita gunakan dari handphone kita, mulai dari internet hingga kita bisa melakukan panggilan vidio. perkembangan teknologi tentu saja tidak berhenti dan terus berlanjut, inilah yang di namakan purubahan dan berkelanjutan

1. Perubahan dalam sejarah
Perubahan ini dapat diartikan sebagai segala aspek kehidupan yang terus bergerak seiring dengan perjalanan kehidupan masyarakat. Heraclitus mengatakan “Panta rei”, artinya tidak ada yang tidak berubah, semuanya mengalir, masyarakat sewaktu-waktu bergerak dan berubah. Wertheim, menuliskan, History is a continuity and change (Sejarah adalah peristiwa yang berkesinambungan dan perubahan).
Perkembangan kehidupan dalam masyarakat ada yang berlangsung lambat ( Evolusi ) dan ada yang cepat ( Revolusi ). Arah perubahan dibedakan atas keadaan yang lebih baik (progres) dan keadaan yang lebih buruk (regres).

2. Berkelanjutan dalam sejarah
Dalam mempelajari sejarah, rangkaian peristiwa yang ada merupakan peristiwa yang berkelanjutan. Kehidupan manusia saat ini merupakan mata rantai dari kehidupan masa lampau, sekarang dan masa mendatang. Setiap peristiwa tidak berdiri sendiri dan tidak terpisahkan dari peristiwa lain.

Contoh : kita dapat merasakan kemerdekaan saat ini tentu saja ada kaitan dengan peristiwa di masa lalu, yaitu pembacaan teks proklamasi yang manjadi puncak dari kemerdekaan bansga Indonesia, Pembacaan teks proklamasi juga tentu berkaitan dengan peristiwa sebelumnya yaitu perumusan teks proklamasi. jadi antara peristiwa yang satu dan yang lainya tidak berdiri sendiri atau antara peristiwa yang satu dan yang lain saling berkaitan.

Selain membahas manusia atau masyarakat, sejarah juga melihat hal lain yaitu waktu. Waktu menjadi konsep penting dalam ilmu sejarah. Sehubungan dengan konsep waktu, dalam ilmu sejarah menurut Kuntowijoyo meliputi perkembangan, keberlanjutan/kesinambungan, pengulangan dan perubahan.
1. Perkembangan
Disebut mengalami perkembangan apabila dalam kehidupan masyarakat terjadi gerak secara berturut-turut dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain. Perkembangan terjadi biasanya dari bentuk yang sederhana ke bentuk yang kompleks. Misalnya adalah perkembangan demokrasi di Amerika yang mengikuti perkembangan kota. Pada awalnya masyarakat di Amerika tinggal di kota-kota kecil. Di kota-kota kecil itulah tumbuh dewan-dewan kota, tempat orang berkumpul. Dari kota-kota kecil mengalami proses menjadi kota-kota besar hingga menjadi kota metropolitan. Di sini, demokrasi berkembang mengikuti perkembangan kota.
2. Kesinambungan 
Kesinambungan terjadi bila suatu masyarakat baru hanya melakukan adopsi lembaga-lembaga lama. Misalnya pada masa kolonial, kebijakan pemerintah kolonial mengadopsi kebiasaan lama, antara lain dalam menarik upeti raja taklukan, Belanda meniru raja-raja pribumi. 
3. Pengulangan 
Pengulangan terjadi  apabila peristiwa yang pernah terjadi di masa lampau terjadi lagi pada masa berikutnya, misalnya menjelang presiden Soekarno jatuh dari kekuasaannya pada tahun 1960-an banyak terjadi aksi dan demonstrasi, khususnya yang dilakukan oleh para mahasiswa. Demikian halnya menjelang presiden Soeharto jatuh pada 1998, juga banyak terjadi aksi dan demonstrasi.
4. Perubahan
Perubahan terjadi apabila dalam masyarakat terjadi perkembangan secara besar-besaran dalam waktu yang relatif singkat. Perubahan terjadi karena adanya pengaruh dari luar. Misalnya gerakan nasionalisme di Indonesia sering dianggap sebagai kepanjangan dari gerakan romantik di Eropa.

Berhubungan dengan konsep waktu ini lah dikisahkan kehidupan manusia pada masa lalu. Masa lalu merupakan sebuah masa yang sudah terlewati. Namun, masa lalu bukanlah suatu masa yang terhenti dan tertutup. Masa lalu bersifat terbuka dan berkesinambungan sehingga dalam sejarah, masa lalu manusia bukan demi masa lalu itu sendiri. Segala hal yang terjadi di masa lalu dapat dijadikan acuan untuk bertindak di masa kini dan untuk meraih kehidupan yang lebih baik di masa datang.

saya harap setelah mempelajari materi kali ini kalian tentu sudah lebih paham apa itu perubahan berkelanjutan dalam sejarah, dan tuntu saya kalian dapat membedakan persitiwa sejarah yang masuk dalam perkembangan, kesinambungan, pengulangan dan perubahan.

Selasa, 21 Juli 2020

Pengertian dan Hakikat Sejarah

Pernahkan kalian mengalami peristiwa besar pada masa lalu yang masih kalian ingat sampai saat ini? Coba renungkan, penyebab terjadinya peristiwa tersebut, sehingga sampai sekarang kalian masih mengingatnya, Proses mengingat seperti itu menandakan bahwa manusia memiliki keterkaitan dengan masa lalu, dan tentu saja kejadian kejadian di masa lalu selalu ada hubungan nya dengan masa kini dan masa yang akan datang, tanpa masa lalu tidak akan ada masa kini dan masa yang akan datang,sejarah merupakan segala kejadian pada masa lampau, kejadian di masa lampau bisa di jadikan sebagai pedoman pada masa kini dan masa yang akan datang, itulah salah satu pentingnya mempelajari sejarah. Agar lebih paham tentang pelajaran sejarah terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu sejarah.

1. Pengertian Sejarah

Secara umum sejarah dapat diartikan sebagai asal-usul, cerita, ataupun peristiwa yang terjadi pada waktu lampau.Peristiwa yang dimaksud adalah peristiwa yang benar-benar terjadi dan berdasarkan secara fakta. Biasanya dalam sejarah kejadian di masa lampau diceritakan dan diuraikan secara rinci, agar orang-orang bisa membayangkan kejadian dengan benar-benar jelas.

Secara Etimologi sejarah berasa dari bahasa Arab  yaitu Syajarah (syajaratun) yang artinya pohon. Di Indonesia, sejarah dapat berarti silsilah, asal-usul, riwayat, dan jika dibuat skema menyerupai pohon lengkap dengan cabang, ranting, dan daun. Di dalam kata sejarah tersimpan makna pertumbuhan atau silsilah yang menyerupai seperti dengan adanya cabang, ranting, dan daun yang diibaratkan sama dengan  silsilah, asal-usul, riwayat yang sudah disebutkan.
Pengertian sejarah secara etimologis :
- Bahasa Yunani, historia : artinya "mengusut, pengetahuan yang diperoleh melalui penelitian
- Bahasa Inggris, History : cerita masa lalu/pengalaman sebenarnya
- Bahasa Jerman, Geschichte : kejadian yang dibuat oleh manusia
- Bahasa Belanda, Geschidenis : kejadian yang dibuat oleh manusia 

Pengertian Sejarah menurut para ahli :

1. Moh Hatta
Moh Hatta mendefinisikan sejarah sebagai salah satu bentuk perwujudan peristiwa yang terjadi di masa lampau. Sejarah merupakan peristiwa yang benar-benar terjadi di masa lampau dan diakui kebenarannya.Sehingga biasanya tindakan yang akan diambil selalu berpatokan dan bercermin dari kejadian sejarah, agar tak salah dalam mengambil tindakan

2. Muhammad Yamin
Muhammad Yamin juga menyampaikan pendapatnya bahwa sejarah merupakan salah satu bagian dari ilmu pengetahuan yang didapat dengan cara menyusun beberapa potongan kejadian pada masa lampau. Potongan kejadian-kejadian tersebut nantinya akan disatukan sehingga memiliki cerita yang lengkap serta bisa dijadikan sebagai referensi ilmu pengetahuan.

3. Moh. Ali
Moh Ali megatakan bahwa sejarah merupakan sebuah kisah dari setiap perubahan yang telah terjadi sejak zaman dahulu hingga sekarang. Perubahan tersebut diselidiki dan diteliti secara hati-hati dan terstruktur. Hal ini dilakukan agar hasil penelitian dari kejadian lampau tersebut bisa dijadikan sebagai acuan untuk mengembangkan kehidupan sekarang hingga masa yang akan datang.

4. Sartono Kartodirdjo
Sartono Kartodirdjo membagi pengertian sejarah berdasarkan peristiwa dan kisah menjadi dua. Yaitu, dalam arti objektif yang merupakan kejadian atau peristiwa sejarah yang tidak dapat terulang lagi dan sejarah dalam arti subjektif dimana sejarah adalah suatu konstruksi (bangunan) yang disusun oleh penulis sebagai suatu uraian cerita (kisah). Kisah tersebut merupakan satu kesatuan dari rangkaian fakta-fakta yang saling berkaitan.

5. Herodotos
Sejarah menurut Herodotus adalah kajian yang menceritakan jatuh-bangun masyarakat, tokoh, bangsa dan peradaban. Perkembangan sejarah menurut Herodotus tidaklah sesuatu yang berlangsung maju, namun naik turun seperti sebuah lingkaran, dan tinggi rendahnya ditentukan oleh manusia

6. Aristoteles
Sejarah menurut Aristoteles adalah sistem yang berasal dari hasil penelitian kejadian pada masa lampau yang tentu saja sudah benar-benar terjadi. Kemudian sistem hasil penelitian tersebut disusun secara rapi dan berbentuk kronologi kejadian yang lengka

7. Ibnu Khaldun
Menurut Ibnu Khaldun, sejarah adalah sebuah catatan terdahulu dari manusia, kelompok atau organisasi masyarakat terdahulu tentang apa saja yang pernah terjadi. Hal tersebut memuat bagaimana peradaban manusia pada masa lampau, bagaimana sifat dan watak masyarakat masa lampau dan seluruh hal yang berhubungan dengan kehidupan pada masa lampau.

Pengertian sejarah menurut KBBI 
1. Sejarah merupakan asal-usul atau keturunan berupa silsilah (bagan atau catatan yang menggambarkan).
2. Sejarah ialah kejadian yang benar-benar sudah pernah terjadi pada masa lalu.
3. Berupa pengetahuan atau penjelasan tentang kejadian (peristiwa) yang sudah benar terjadi di masa lampau.

Berdasarkan beberapa pengertian baik secara umum, parah ahli dan penjelasan dari KBBI ataupun pendapat para ahli, maka dapat disimpulkan bahwa sejarah merupakan kejadian di masa lampau. Kejadian tersebut dapat diteliti dan dianalisis sehingga bisa dijadian sebagai salah satu acuan untuk kehidupan di masa mendatang. 
Perlu di ingat tidak semua peristiwa yang terjadi di masa lalu bisa dikatakan sebagai peristiwa sejarah. Meskipun Sejarah mengkaji mengenai masa lalu namun juga memiliki batasan tertentu dan tidak semua peristiwa tersebut memenuhi batasan yang dimaksud. Untuk dikatakan sebagai peristiwa sejarah maka harus memenuhi sejumlah kriteria seperti berikut :
● Peristiwa tersebut harus berkaitan dengan kehidupan manusia. Karena peristiwa sejarah pada hakekatnya adalah peristiwa yang berkaitan dengan aktifitas manusia.
● Peristiwa tersebut mempunya dimensi ruang juga waktu (kapan & di mana).
● Persitiwa tersebut mempunya keterkaitan dengan peristiwa lain termasuk peristiwa di masa kini.
● Terdapat hubungan kausalitas atau sebab akibat dari peristiwa-peristiwa tersebut.
● Peristiwa tersebut merupakan perubahan dalam kehidupan manusia yang meliputi berbagai aspek seperti misalnya politik, ekonomi, sosial atau budaya.


2. Ciri Utama Sejarah

Terdapat tiga ciri yang membedakan antara sejarah dengan ilmu-ilmu lainnya, yakni:
1. Peristiwa yang Unik
Peristiwa yang terjadi di masa lalu itu hanya sekali dan tidak akan pernah berulang.
2. Peristiwa yang Abadi
Peristiwa tersebut tidak berubah dan dikenang sepanjang masa.
3. Peristiwa yang penting
Mempunyai arti dalam menentukan kehidupan manusia pada masa lalu, masa kini, dan
masa depan.

C. Hakikat dan Ruang Lingkup Sejarah.

1. Sejarah sebagai Peristiwa
Kejadian atau kenyataan yang sebenarnya terjadi pada masa lampau. Dengan demikian, maka peristiwa masa lalu yang disebut sejarah adalah peristiwa yang disebut rasional, memiliki bukti dan saksi serta yang paling penting adaslah berpengaruh terhadap kehidupan manusia.
2. Sejarah sebagai Kisah
Peristiwa yang terjadi di masa lalu direkonstruksi ulang berdasarkan memori, kesan atau tafsiran manusia terhadap peristiwa tersebut. Sejarah sebagai kisah sangat kental unsur subjektifnya. Karena cerita yang disusun merupakan pencerminan kepribadian atau kepentingan dari penyusunnya. Maka tak heran, jika peristiwa yang sama memiliki tafsiran yang berbeda.
3. Sejarah sebagai Ilmu
Sejarah harus diposisikan sebagai suatu pengetahuan tentang masa lampau yang disusun secara sistemastis dan metodis berdasarkan asas-asas, prosedur, metode serta teknik ilmiah yang diakui oleh para sejarawan.
Sejarah dikatakan sebagai ilmu juga karena dia memiliki syarat-syarat keilmuan yang juga dimiliki oleh ilmu-ilmu lain, seperti:
- Empiris
Sejarah memang sebuah peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau dan dapat dibuktikan kebenarannya.
- Memiliki objek
Objek sejarah yang dimaksud adalah manusia. Sejarah adalah tingkah laku manusia yang terjadi di masa lampau.
- Memiliki teori
Pada dasarnya sejarah adalah tindakan manusia di masa lampau, maka untuk mengkajinya terkadang sejarah “meminjam” teori-teori dari ilmu-ilmu lain untuk menganalisa mengapa manusia bertindak seperti itu.
- Memiliki metode
Sejarah memiliki metode tersendiri untuk membuktikan kebenaran peristiwa yang terjadi di masa lalu.
4. Sejarah sebagai Seni
Sejarah yang mengedepankan estetika. Artinya dalam merekonstruksi ulang sejarah, seorang sejarawan dituntut berfikir kreatif, imajinatif, pandai memainkan emosi, memiliki gaya bahasa yang bagus serta memiliki intuisi agar para pembaca merasa tertarik mempelajari peristiwa tersebut. Umumnya, sejarah sebagai seni dapat kita temui dalam novel, lukisan, film, drama, dan lain-lain.

Apakah kalian sudah tau siapa bapak sejarah? bapak sejarah adalah Herodotus, siapa Herodotus dan mengapa dia di sebut sebagai bapak sejarah.
Herodotus adalah sejarawan Yunani Kuno yang lahir di Halikarnassos, Karia (Bodrum, Turkimodern) dan hidup pada abad ke-5 SM (sekitar 484 SM - 425 SM). Dia disebut sebagai "Bapak Sejarah " karena ia adalah sejarawan pertama yang diketahui mengumpulkan bahan-bahannya secara sistematis, menguji akurasinya sampai batas tertentu, dan menyusunnya dalam bentuk narasi yang terstruktur secara jelas. Historia - mahakarya sekaligus satu-satunya karyanya yang diketahui - merupakan catatan "penyelidikan"-nya tentang sejarah Perang Yunani-Persia. Catatannya meliputi informasi geografi dan etnografi. Meski beberapa tulisannya tidak akurat, dia mengklaim bahwa dia hanya menuliskan apa yang telah diceritakan kepadanya.
Sedangkan yang disebut sebagai bapak sejarah Indonesia adalah Sartono kartodirjo







Senin, 20 Juli 2020

Keterkaitan Manusia dalam Ruang dan Waktu
Sudah ada yang tahu belum di dalam peristiwa sejarah unsur manusia itu tidak dapat dipisahkan dari ruang dan waktunya? Jadi dalam peristiwa sejarah, manusia mengalami berbagai hal dalam hidupnya, dan semua itu berlangsung dalam ruang dan waktu. Kalian tahu nggak kaitannya hidup manusia dengan konsep ruang dan waktu? Jika belum, perhatikan dan baca baik-baik tulisan artikel ini ya.
Kalian percaya kan bahwa keberlangsungan sebuah peristiwa itu, pasti melewati medium ruang. Ruang sendiri memiliki arti, yaitu tempat berlangsungnya atau terjadinya peristiwa sejarah. Nah, karena adanya konsep ruang ini, para penulis sejarah kemudian mengkategorikan peristiwa-peristiwa sejarah berdasarkan tempat, misalnya sejarah daerah, sejarah lokal, sejarah dunia, sejarah nasional, dan masih banyak lagi.
Sedangkan adanya konsep waktu menunjukkan kapan terjadinya peristiwa sejarah tersebut. Jika peristiwa manusia itu tidak mungkin terjadi tanpa melewati ruang, begitu pula dengan waktu. Konsep penting dalam sejarah itu adalah waktu, hal ini dikarenakan kehidupan manusia tidak akan bisa dilepaskan dari yang namanya waktu. Nah pada konsep ini lah terkandung sebuah konsep kesinambungan. Apa artinya? Jadi, konsep kesinambungan itu maksudnya waktu masa lalu sangatlah menentukan apa yang terjadi pada masa sekarang ini, kemudian masa sekarang menentukan apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Jadi, dalam sejarah kehidupan manusia, seluruh manusia akan tumbuh bergerak dengan seiring perjalanan waktu dan ruang di mana manusia itu berada.

Peristiwa sejarah manusia berjalan dengan dinamis, bukan statis. Mulai dari manusia itu berada dalam kandungan, kemudian lahir, hingga beranjak dewasa, dan menjadi orang tua. Kalau kita melihat hal itu, kita bisa menyadari bahwa fase kehidupan manusia menunjukkan adanya kesinambungan dalam kehidupan manusia, dan kehidupan itu terikat oleh ruang dan waktu.
Jadi antara Manusia , ruang dan waktu semuanya saling  berkaitan, jika satu saja tidak ada maka tidak terjadi peristiwa sejarah berikut contoh dari peristiwa sejarah yang berkaitan dengan manusia , ruang dan waktu :
1. Peristiwa Rengasdengklok, yang menjadi unsur ruang adalah daerah Rengasdengklok di daerah Karawang Prov. Jawa Barat, sedangkan unsur waktu dalam peristiwaa tersebut adalah 16 Agustus 1945 dan yang menjadi unsur manusia dalam perisitwa tersebut adalah Soekarno dan Moh Hatta
2. Peristiwa pembacaan teks proklamasi, yang menjadi unsur ruang peristiwa adalah tempat di mana di bacakan teks proklamasi yaitu di rumah kediaman Soekarno di jalan pegangsaan timur 56, sedangkan unsur waktu dalam peristiwa tersebut adalah 17 Agustus 1945 dan yang menjadi unsur manusia dalam peristiwa tersebut adalah Seokarno sebagai pembaca teks proklamasi.
Bagaimana? gampangkan belajar sejarah......

Masuknya Jepang ke Indonesia

 Assalamualaik anak anak Man Kota Singkawang, semoga semuanya dalam keadaan sehat yuk kita lanjut belajarnya, pada materi kali ini kita akan...